Perkuat Integritas dan Mutu Pembelajaran, MAN Mempawah Gelar Pembinaan Kepala Madrasah
MEMPAWAH – MAN Mempawah melaksanakan kegiatan pembinaan kepala madrasah pada Jumat, 16 Oktober 2026, mulai pukul 07.00 WIB hingga selesai. Kegiatan yang diikuti seluruh guru dan tenaga kependidikan (tata usaha) ini menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan, membangun budaya kerja berintegritas, serta mengoptimalkan pelaksanaan tugas dan tanggung jawab di lingkungan madrasah.
Kegiatan diawali dengan arahan dan pembinaan Kepala MAN Mempawah, Tutik Rusmawati, M.Pd. Pembinaan ini menjadi ruang koordinasi dan penguatan bagi seluruh warga madrasah agar senantiasa menjaga profesionalisme, kedisiplinan, tanggung jawab, serta semangat kolaborasi dalam mewujudkan tata kelola madrasah yang berkualitas.
Salah satu agenda penting dalam pertemuan tersebut adalah sosialisasi Zona Integritas (ZI) dan anti gratifikasi. Sosialisasi ini bertujuan memperkuat pemahaman guru dan tenaga kependidikan mengenai pentingnya membangun lingkungan kerja yang bersih, transparan, akuntabel, dan bebas dari praktik gratifikasi. Integritas diharapkan tidak berhenti pada pemenuhan dokumen administrasi, tetapi menjadi nilai yang tercermin dalam sikap, keputusan, dan pelayanan sehari-hari.
Agenda berikutnya adalah laporan Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum yang membahas evaluasi pelaksanaan Belajar dari Rumah (BDR) selama kondisi kabut asap serta diseminasi pendidikan inklusi. Evaluasi BDR menjadi bahan refleksi untuk memperbaiki komunikasi antara madrasah, guru, peserta didik, dan orang tua, sekaligus memastikan kegiatan pembelajaran tetap berlangsung secara terarah dengan memperhatikan kesehatan dan keselamatan peserta didik.
Sementara itu, diseminasi pendidikan inklusi menjadi bagian dari upaya meningkatkan pemahaman pendidik terhadap pentingnya layanan pendidikan yang menghargai keberagaman kebutuhan peserta didik. Melalui pemahaman tersebut, guru diharapkan mampu menciptakan pembelajaran yang lebih adaptif, ramah, dan memberikan kesempatan kepada setiap peserta didik untuk berkembang secara optimal.
Rapat juga diisi dengan laporan Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan sebagai bentuk koordinasi terhadap pelaksanaan program dan pembinaan peserta didik. Laporan ini menjadi bagian penting dalam menyelaraskan program kesiswaan dengan tujuan pendidikan karakter, kedisiplinan, serta pengembangan potensi peserta didik di madrasah.
Dalam rangka memperkuat tata kelola kelembagaan, peserta mendapatkan sosialisasi mengenai konflik kepentingan, dilanjutkan dengan panduan pengisian modul konflik kepentingan. Materi ini memberikan penguatan tentang pentingnya mengenali dan mengelola situasi yang berpotensi memengaruhi objektivitas dalam menjalankan tugas. Setiap guru dan tenaga kependidikan diharapkan mampu mengambil keputusan secara profesional dengan mengutamakan kepentingan organisasi, pelayanan publik, dan aturan yang berlaku.
Kegiatan turut diisi dengan diseminasi hasil Bimbingan Teknis (Bimtek) Pembuatan Perangkat Pembelajaran Berbasis Artificial Intelligence (AI) yang diselenggarakan oleh Kelompok Kerja Kepala Madrasah Aliyah (KKMA) Kabupaten Mempawah pada 29–30 September 2026 di MAN Mempawah. Melalui diseminasi ini, pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh dalam kegiatan bimtek diharapkan dapat dibagikan kepada rekan sejawat dan diterapkan secara bijak dalam penyusunan perangkat pembelajaran.
Pemanfaatan AI dalam dunia pendidikan menjadi salah satu peluang untuk mendukung efektivitas kerja guru, mulai dari perencanaan pembelajaran hingga pengembangan bahan ajar. Namun, penggunaannya tetap perlu disertai kemampuan berpikir kritis, verifikasi informasi, kreativitas, serta tanggung jawab profesional agar teknologi benar-benar menjadi pendukung pembelajaran yang bermakna.
Melalui rangkaian pembinaan dan koordinasi ini, MAN Mempawah menegaskan pentingnya keseimbangan antara penguatan integritas, peningkatan kualitas layanan pendidikan, dan pengembangan kompetensi guru. Seluruh agenda yang dibahas diharapkan tidak hanya menjadi bahan rapat, tetapi juga ditindaklanjuti dalam pelaksanaan tugas dan program madrasah.
Integritas membangun kepercayaan, kolaborasi menguatkan langkah, dan inovasi membuka peluang bagi pendidikan yang lebih berkualitas. Dengan semangat tersebut, seluruh warga MAN Mempawah diharapkan terus bergerak bersama dalam mewujudkan madrasah yang profesional, inklusif, adaptif terhadap perkembangan teknologi, dan berorientasi pada pelayanan pendidikan terbaik bagi peserta didik.
MAN Mempawah — Berintegritas dalam pelayanan, berinovasi dalam pembelajaran, dan berkomitmen mencetak generasi berkarakter.
LQ_Pengelola Website MAN Mempawah
1 Komentar
Tinggalkan Komentar