Pisah Kenang MAN Mempawah, Lepas Ibu Hamidah Menuju MAN Singkawang dengan Doa dan Kenangan Terbaik

29 Sep 2026 Berita administrator 16x dibaca
Pisah Kenang MAN Mempawah, Lepas Ibu Hamidah Menuju MAN Singkawang dengan Doa dan Kenangan Terbaik

Mempawah, 28 September 2026 – Ada pertemuan, ada kebersamaan, dan pada waktunya ada pula perpisahan. Namun, setiap perpisahan bukanlah akhir dari sebuah hubungan, melainkan awal dari perjalanan dan pengabdian di tempat yang baru.

Suasana haru dan penuh keakraban mewarnai kegiatan pisah kenang keluarga besar MAN Mempawah yang dilaksanakan pada Senin, 28 September 2026, bertempat di Aula MAN Mempawah. Kegiatan tersebut digelar sebagai bentuk penghormatan sekaligus ungkapan terima kasih kepada Ibu Hamidah, salah satu guru MAN Mempawah yang mendapatkan tugas mutasi ke MAN Singkawang.

Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara, kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars MAN Mempawah. Suasana khidmat terasa ketika seluruh keluarga besar madrasah bersama-sama menyanyikan lagu tersebut sebagai simbol semangat pengabdian dan kecintaan terhadap dunia pendidikan madrasah.

Kepala Madrasah: Selamat Jalan, Selamat Mengabdi di Tempat yang Baru

Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan dan ucapan selamat jalan dari Kepala MAN Mempawah, Tutik Rusmawati, M.Pd. kepada Ibu Hamidah.

Dalam sambutannya, kepala madrasah menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dedikasi, pengabdian, kerja sama, serta kontribusi Ibu Hamidah selama menjadi bagian dari keluarga besar MAN Mempawah.

Perpindahan tugas, menurutnya, merupakan bagian dari perjalanan seorang aparatur dan pendidik dalam menjalankan amanah pengabdian. Tempat boleh berganti, tetapi nilai-nilai kebaikan, keteladanan, dan kenangan yang telah ditanamkan akan tetap menjadi bagian dari perjalanan bersama.

“Selamat jalan dan selamat mengemban amanah di tempat yang baru. Semoga di MAN Singkawang Ibu Hamidah semakin sukses, dimudahkan dalam menjalankan tugas, serta senantiasa diberikan kesehatan dan keberkahan dalam setiap langkah pengabdian.”

Ucapan tersebut menjadi ungkapan tulus keluarga besar MAN Mempawah yang melepas salah satu rekan terbaiknya untuk melanjutkan pengabdian di lingkungan madrasah yang baru.

Pesan dan Kesan Rekan Kerja

Suasana haru semakin terasa ketika acara dilanjutkan dengan pesan dan kesan dari Ibu Faridah, yang mewakili tenaga pendidik dan kependidikan MAN Mempawah.

Dalam penyampaiannya, Ibu Faridah mengenang kebersamaan yang telah terjalin selama Ibu Hamidah menjadi bagian dari keluarga besar MAN Mempawah. Berbagai cerita, kerja sama, canda, dan perjuangan dalam menjalankan tugas menjadi kenangan yang tidak mudah dilupakan.

Perpisahan tersebut bukan berarti memutus tali silaturahmi. Sebaliknya, jarak dan tempat tugas yang berbeda diharapkan menjadi bagian dari perjalanan untuk terus menjalin komunikasi dan persaudaraan.

“Kenangan tentang kebersamaan mungkin akan menjadi bagian dari masa lalu, tetapi silaturahmi dan persaudaraan tidak mengenal kata selesai.”

Siswa Turut Menyampaikan Pesan Perpisahan

Tidak hanya rekan kerja, rasa kehilangan juga dirasakan oleh para siswa MAN Mempawah. Hal tersebut tergambar dalam pesan dan kesan yang disampaikan oleh Putra Kurniawan, perwakilan siswa.

Dengan penuh rasa hormat, Putra menyampaikan terima kasih atas perhatian, bimbingan, dan keteladanan yang telah diberikan selama Ibu Hamidah menjadi bagian dari lingkungan madrasah.

Bagi siswa, seorang guru tidak hanya hadir untuk menyampaikan ilmu pengetahuan, tetapi juga memberikan nasihat, motivasi, dan contoh dalam menjalani kehidupan. Karena itu, kepergian seorang guru yang telah menjadi bagian dari keseharian madrasah tentu meninggalkan kesan tersendiri bagi peserta didik.

Cinderamata sebagai Simbol Kenangan

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pembacaan doa, memohon agar perjalanan tugas Ibu Hamidah di tempat yang baru senantiasa diberikan kelancaran, kesehatan, kesuksesan, dan keberkahan.

Acara dilanjutkan dengan penyerahan cinderamata sebagai simbol penghargaan dan kenang-kenangan dari keluarga besar MAN Mempawah kepada Ibu Hamidah.

Momen tersebut berlangsung penuh kehangatan. Senyum dan haru berpadu dalam satu suasana, sebelum seluruh peserta melakukan dokumentasi bersama.

Berpisah Tempat, Tidak Berpisah dalam Persaudaraan

Mutasi bukanlah akhir dari pengabdian. Ia adalah bagian dari perjalanan untuk memberikan manfaat di tempat yang berbeda. Dari MAN Mempawah menuju MAN Singkawang, Ibu Hamidah membawa pengalaman, kenangan, dan nilai-nilai pengabdian yang telah tumbuh selama menjadi bagian dari keluarga besar MAN Mempawah.

Selamat melanjutkan langkah, Ibu Hamidah. Semoga tempat pengabdian yang baru menghadirkan ruang-ruang kebaikan yang lebih luas. Semoga setiap ilmu yang diberikan menjadi amal yang terus mengalir, setiap langkah menjadi keberkahan, dan setiap peserta didik yang ditemui menjadi bagian dari jejak kebaikan dalam perjalanan panjang sebagai seorang pendidik.

Karena seorang guru boleh berpindah tempat tugas, tetapi ilmu yang diberikan akan tetap tinggal dalam ingatan dan hati para siswa.

Selamat bertugas di MAN Singkawang, Ibu Hamidah. Terima kasih atas dedikasi dan kebersamaan yang telah menjadi bagian indah dari perjalanan keluarga besar MAN Mempawah. Sampai jumpa di ruang dan waktu yang berbeda, dengan silaturahmi yang tetap terjaga.


LQ_ Pengelola Website MAN Mempawah

Kembali
0 Komentar
Belum ada komentar.
Tinggalkan Komentar