Dalam penyampaiannya, Hartawan menjelaskan pentingnya kesadaran berlalu lintas bagi generasi muda, khususnya pelajar yang mulai aktif menggunakan kendaraan bermotor. Ia menekankan bahwa tertib berlalu lintas bukan hanya untuk menghindari sanksi, tetapi juga demi keselamatan diri sendiri dan orang lain di jalan raya.
Salah satu materi utama dalam sosialisasi tersebut adalah mengenai sistem Tilang Elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE). Dijelaskan bahwa ETLE merupakan sistem penegakan hukum lalu lintas berbasis teknologi yang memanfaatkan kamera pengawas (CCTV) untuk mendeteksi, merekam, dan menindak pelanggaran secara otomatis tanpa adanya interaksi langsung antara petugas kepolisian dan pengendara.
“Dengan adanya sistem ETLE, diharapkan masyarakat semakin disiplin dalam berlalu lintas karena setiap pelanggaran dapat terekam secara otomatis. Selain itu, sistem ini juga bertujuan untuk meningkatkan keamanan, ketertiban, serta transparansi dalam penegakan hukum,” ujar Hartawan.
Para siswa terlihat antusias mengikuti kegiatan ini. Mereka tidak hanya mendengarkan materi, tetapi juga aktif bertanya seputar aturan lalu lintas dan penerapan tilang elektronik di lapangan.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, pihak madrasah berharap siswa MAN Mempawah dapat menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas, serta mampu menerapkan budaya tertib dan disiplin di jalan raya dalam kehidupan sehari-hari.
0 Komentar
Tinggalkan Komentar