Tingkatkan Integritas Pendidik, MAN Mempawah Ikuti Webinar Penguatan Kapasitas Pendidikan Antikorupsi 2026

27 Aug 2026 Berita administrator 9x dibaca
Tingkatkan Integritas Pendidik, MAN Mempawah Ikuti Webinar Penguatan Kapasitas Pendidikan Antikorupsi 2026

Mempawah, 27 Agustus 2026 – Dalam rangka memperkuat peran satuan pendidikan dalam menanamkan nilai-nilai integritas dan budaya antikorupsi sejak dini, Kepala Madrasah bersama tenaga pendidik Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Mempawah mengikuti Webinar Penguatan Kapasitas Pendidikan Antikorupsi (PAK) pada Jenjang Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Menengah Tahun 2026, Kamis (27/8/2026).

Kegiatan yang diselenggarakan secara daring tersebut berlangsung mulai pukul 08.30 hingga 11.40 WIB melalui Zoom Meeting serta layanan livestreaming YouTube KPK RI. Di MAN Mempawah, kegiatan diikuti secara bersama-sama oleh para guru dengan penuh antusias dan dilaksanakan di Ruang Perpustakaan Cahaya MAN Mempawah.

Webinar ini menjadi bagian dari upaya strategis dalam meningkatkan kapasitas guru dan para pemangku kepentingan pendidikan dalam mengimplementasikan Pendidikan Antikorupsi di lingkungan satuan pendidikan. Penguatan tersebut dilakukan melalui pemanfaatan peta kompetensi PAK, panduan, serta buku ajar Pendidikan Antikorupsi yang telah disusun oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama kementerian terkait di tingkat pusat.

Penyusunan dan pengembangan perangkat Pendidikan Antikorupsi tersebut juga melibatkan tenaga ahli dari lingkungan Kementerian Agama maupun Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, sehingga materi yang diberikan diharapkan dapat diterapkan secara relevan sesuai karakteristik dan jenjang pendidikan masing-masing.

Penguatan Pendidikan Antikorupsi melalui Kompetensi dan Praktik Baik

Rangkaian webinar diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara (MC), dilanjutkan dengan doa bersama dan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya. Suasana pembukaan berlangsung khidmat sekaligus mencerminkan semangat bersama untuk membangun pendidikan yang berintegritas.

Acara kemudian dilanjutkan dengan pembukaan webinar oleh Deputi Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat (Dikmas) KPK bersama pimpinan Kementerian Agama. Setelah itu, peserta mendapatkan sambutan dari Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama, yang memberikan penguatan mengenai pentingnya pendidikan antikorupsi sebagai bagian integral dari pembentukan karakter peserta didik.

Setelah sambutan, MC membacakan tata tertib dan peraturan selama pelaksanaan webinar sebelum memasuki sesi utama berupa penyampaian materi oleh para narasumber.

Materi pertama mengangkat tema “Peta Kompetensi PAK Jenjang Pendidikan Anak Usia Dini, Dasar, dan Menengah” yang disampaikan oleh Direktur Jejaring Pendidikan. Materi ini memberikan pemahaman mengenai kompetensi yang perlu dikembangkan dalam pendidikan antikorupsi secara bertahap sesuai dengan karakteristik peserta didik pada setiap jenjang pendidikan.

Materi kedua berupa Paparan Buku Penguatan Pendidikan Antikorupsi Kementerian Agama yang disampaikan oleh perwakilan Kementerian Agama. Peserta diperkenalkan pada perangkat pembelajaran dan bahan ajar yang dapat dimanfaatkan oleh pendidik dalam mengintegrasikan nilai-nilai antikorupsi ke dalam proses pembelajaran di madrasah.

Selanjutnya, peserta memperoleh materi mengenai Implementasi Pendidikan Antikorupsi dalam Pembelajaran di Kelas, yang menghadirkan contoh praktik baik Pendidikan Antikorupsi di madrasah. Sesi tersebut memberikan gambaran konkret mengenai bagaimana nilai-nilai integritas, kejujuran, tanggung jawab, disiplin, kerja keras, kesederhanaan, keberanian, dan kepedulian dapat ditanamkan melalui aktivitas pembelajaran maupun budaya madrasah.

Guru MAN Mempawah Antusias Memperkuat Budaya Integritas

Keikutsertaan Kepala Madrasah dan tenaga pendidik MAN Mempawah dalam webinar tersebut menunjukkan komitmen madrasah untuk terus meningkatkan kompetensi pendidik, khususnya dalam membangun ekosistem pendidikan yang berkarakter dan berintegritas.

Para guru mengikuti seluruh rangkaian materi dengan antusias. Kehadiran bersama di Ruang Perpustakaan Cahaya MAN Mempawah juga menjadi momentum untuk membangun kesamaan pemahaman di antara pendidik mengenai pentingnya Pendidikan Antikorupsi dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan madrasah.

Kepala MAN Mempawah, Tutik Rusmawati, M.Pd., menyampaikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan dan keikutsertaan tenaga pendidik MAN Mempawah dalam kegiatan tersebut.

“Pendidikan antikorupsi bukan hanya tentang memberikan pengetahuan mengenai korupsi, tetapi yang lebih utama adalah membangun karakter dan budaya integritas sejak di bangku pendidikan. Guru memiliki posisi strategis untuk menjadi teladan sekaligus mengintegrasikan nilai-nilai kejujuran, tanggung jawab, disiplin, dan amanah dalam proses pembelajaran maupun kehidupan sehari-hari di madrasah,” ungkapnya.

Menurutnya, penguatan kapasitas pendidik melalui kegiatan seperti webinar tersebut sangat penting agar nilai-nilai antikorupsi tidak berhenti pada pemahaman konseptual, tetapi dapat diwujudkan dalam praktik nyata.

“Madrasah harus menjadi ruang tumbuh bagi generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, berintegritas, bertanggung jawab, dan memiliki keberanian untuk menolak segala bentuk ketidakjujuran. Kami mendukung penuh upaya penguatan Pendidikan Antikorupsi sebagai bagian dari pendidikan karakter di MAN Mempawah,” tambah Tutik.

Ditutup dengan Evaluasi dan Post-Test

Setelah penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab. Para peserta diberikan kesempatan untuk menyampaikan pertanyaan, berbagi pengalaman, serta mendiskusikan berbagai tantangan dan strategi implementasi Pendidikan Antikorupsi dalam pembelajaran.

Rangkaian webinar kemudian ditutup dengan pengisian daftar hadir dan post-test sebagai bentuk evaluasi terhadap pemahaman peserta setelah mengikuti materi dari para narasumber. Post-test tersebut menjadi bagian penting untuk mengukur sejauh mana materi yang disampaikan dapat dipahami dan menjadi bekal bagi peserta dalam mengimplementasikan Pendidikan Antikorupsi di satuan pendidikan masing-masing.

Kegiatan selanjutnya ditutup secara resmi oleh MC.

Keikutsertaan MAN Mempawah dalam Webinar Penguatan Kapasitas Pendidikan Antikorupsi Tahun 2026 diharapkan dapat memberikan penguatan bagi para pendidik dalam mengembangkan pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga pembentukan karakter, integritas, dan budaya antikorupsi.

Melalui komitmen bersama antara kepala madrasah, guru, tenaga kependidikan, dan seluruh warga madrasah, MAN Mempawah terus berupaya mewujudkan lingkungan pendidikan yang jujur, berintegritas, bertanggung jawab, dan berkarakter, sehingga mampu melahirkan generasi madrasah yang unggul dalam ilmu pengetahuan sekaligus kokoh dalam nilai dan akhlak.


LQ_Pengelola Website MAN Mempawah

Kembali
0 Komentar
Belum ada komentar.
Tinggalkan Komentar