Hijaukan Madrasah, Semai Harapan: MAN Mempawah Rayakan Hari Kelahiran Pendidik dan Tenaga Kependidikan dengan Gerakan Menanam Pohon
Mempawah – Dalam semangat memperingati Hari Kelahiran Pendidik dan Tenaga Kependidikan MAN Mempawah yang jatuh pada bulan Juli 2026, keluarga besar Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Mempawah menggelar Gerakan Penanaman Bibit Pohon di lingkungan madrasah. Kegiatan ini menjadi wujud rasa syukur sekaligus komitmen bersama dalam mendukung Program Adiwiyata, pelestarian lingkungan, serta menciptakan madrasah yang hijau, asri, dan berkelanjutan.
Kegiatan yang diikuti oleh Kepala Madrasah, seluruh pendidik, tenaga kependidikan, serta perwakilan peserta didik ini berlangsung penuh semangat dan kebersamaan. Berbagai jenis bibit pohon ditanam di sejumlah titik strategis di lingkungan madrasah sebagai upaya meningkatkan kualitas ruang hijau sekaligus membangun budaya peduli lingkungan bagi seluruh warga madrasah.
Mengusung semangat "Satu Pohon, Sejuta Harapan", kegiatan ini tidak hanya menjadi simbol peringatan hari kelahiran para pendidik dan tenaga kependidikan, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang bagi keberlangsungan lingkungan hidup. Setiap pohon yang ditanam diharapkan mampu memberikan manfaat bagi generasi sekarang maupun yang akan datang.
Kepala MAN Mempawah dalam sambutannya menyampaikan bahwa gerakan menanam pohon merupakan bagian dari pendidikan karakter yang harus terus dibudayakan di lingkungan madrasah.
"Hari kelahiran bukan hanya tentang bertambahnya usia, tetapi juga tentang meninggalkan jejak kebaikan. Menanam pohon adalah warisan terbaik yang dapat kita berikan kepada generasi mendatang. Semoga setiap bibit yang kita tanam hari ini tumbuh menjadi pohon yang memberi manfaat, sebagaimana ilmu yang ditanamkan oleh para pendidik akan terus hidup sepanjang masa."
Program penghijauan ini juga selaras dengan visi MAN Mempawah dalam mewujudkan madrasah yang peduli dan berbudaya lingkungan melalui implementasi Program Adiwiyata. Selain mempercantik lingkungan, keberadaan pohon-pohon tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas udara, menciptakan suasana belajar yang nyaman, mengurangi dampak pemanasan global, serta menumbuhkan kepedulian warga madrasah terhadap pentingnya menjaga kelestarian alam.
Momentum ini menjadi bukti bahwa pendidikan tidak hanya berlangsung di dalam ruang kelas, tetapi juga diwujudkan melalui aksi nyata yang memberikan dampak positif bagi lingkungan. Dengan melibatkan seluruh unsur madrasah, kegiatan ini memperkuat nilai gotong royong, tanggung jawab, serta kecintaan terhadap alam sebagai bagian dari pembentukan karakter peserta didik.
Melalui gerakan sederhana namun penuh makna ini, MAN Mempawah berharap semangat menjaga lingkungan terus tumbuh menjadi budaya yang melekat dalam kehidupan sehari-hari seluruh warga madrasah.
"Menanam pohon hari ini adalah cara paling sederhana untuk mengirim pesan cinta kepada masa depan." ?
LQ_Pengelola Website MAN Mempawah
0 Komentar
Tinggalkan Komentar